PGN: Komunikasi Digital melalui Media Sosial dan SEO
Perusahaan Gas Negara (PGN) ingin mengedukasi dan mengkomunikasikan inisiatifnya ke audiens yang tepat dengan mengadakan Content dan SEO Training untuk tim Corporate Communication dan Humas

Panduan ini dibuat untuk: #1 Para business owners yang mau mulai investasi di strategi digital marketing, #2 Learning and development team yang lagi cari materi belajar untuk timnya, dan #3 Siapa saja yang mau mengerti strategi digital marketing yang cocok untuk berbagai industri di Indonesia.
Secara gambaran besar, panduan ini akan membahas mengenai strategi digital marketing yang bisa digunakan berbagai industri di Indonesia dan akan ada juga case study yang bisa jadi inspirasi!
Yuk, langsung mulai kita liat materinya!
Dikutip dari Hubspot, digital marketing (online marketing) mencakup semua upaya marketing secara online atau di internet.
Nah, karena namanya “marketing”, digital marketing pun bertujuan untuk mendapatkan (acquire) customers sebanyak-banyaknya dan bikin mereka betah/loyal pakai produk/jasa kita (retain). Dari 2 hal ini, bisnis bisa lebih tumbuh karena ada peningkatan profit!
“Lalu, apa yang bikin digital marketing unik?”
Bedanya digital marketing dengan offline marketing adalah cara interaksi antara customer dan bisnis.
Di digital marketing, bisnis bisa langsung interaksi sama customer potensial dari konten-konten yang mereka post.
Biasanya, format yang dipakai bisa berupa teks, gambar, video, dan audio. Contoh platformnya pun banyak, seperti:
Ada 5 alasan kenapa digital marketing penting buat bisnis, menurut Hubspot dan RevoU.

#1 Digital marketing bisa bantu menjangkau audience lebih besar dan spesifik
Menariknya, setiap orang di internet udah punya “persona”nya sendiri yang dikategorikan sebagai berikut:
Dengan adanya “persona”, bisnis bisa menjangkau audience yang lebih besar dan spesifik sesuai sama targetnya.
Misalnya, bisnis kamu jual kopi di Jakarta, berarti kamu bisa targetin audience yang:
Selain persona, kamu juga bisa menargetkan audience dengan menggunakan kata kunci tertentu. Misalnya, “kopi sachet” untuk targetin audience yang udah punya intensi beli kopi sachet.
#2 Digital marketing lebih hemat biaya
Platform digital marketing dibagi jadi 2:
Jadi, bisnis skala kecil dengan budget terbatas pun masih bisa menjangkau banyak audience secara gratis!
Sekalipun berbayar, bisnis jadi bisa meminimalisir biaya marketing karena:
#3 Digital marketing bisa bantu bisnis kecil bersaing dengan bisnis yang lebih besar
“Digital marketing has a low barrier to entry but more effort to execute well”
Dengan digital marketing, bisnis dengan skala apapun bisa ngebranding/jualan produk mereka di “lapangan yang setara”. Ini gak bisa didapat untuk marketing konvensional, dimana butuh investasi jutaan bahkan milyaran untuk bisa tampil di billboard atau TV.
Lalu, kenapa dibilang butuh lebih banyak usaha?
Karena digital marketing ngeliat relevansi konten dengan target audience. Jadi, konten yang dibuat gak cuma sekadar “jualan”, tapi lebih ke “menyelesaikan masalah” audience.
Misalnya, bisnismu adalah provider internet dan target audience biasanya cari “provider internet cepat”. Supaya lebih relevan, kamu bisa buat konten seperti: “Provider internet tercepat di Indonesia hingga 1 Gbps”.
Search engine gak akan peduli brand mana yang lebih besar, karena search engine akan memprioritaskan konten-konten yang paling sesuai dengan kata kunci yang dicari target audience.
#4 Digital marketing bisa bantu hitung ROI lebih mudah
Performa digital marketing bisa kamu akses dengan mudah dan real-time. Selain itu, metrics pun sudah bisa secara otomatis di-track dan dilihat saat itu juga menggunakan tools digital marketing.
Metrics ini bisa dihitung untuk nentuin seberapa besar Return on Investment (ROI), alias keuntungan dari investasi/biaya digital marketing. Metrics yang perlu diperhatikan untuk bisnis:
#5 Bisnis bisa lebih mudah eksperimen strategi marketing
Dengan digital marketing, bisnis bisa lebih mudah mengaktifkan dan menonaktifkan kampanye.
Jika kampanye A tidak terlalu berjalan dengan baik, maka kamu bisa langsung pause dan menggantinya dengan kampanye B.
Pada dasarnya, digital marketing bisa diterapkan di industri apapun. Tapi, pengaruhnya di setiap industri pasti berbeda-beda.
Berikut adalah beberapa Industri yang akan kita bahas kali ini:
Di bawah ini, kita akan menjelaskan berbagai strategi digital marketing yang bisa dilakukan mulai dari industri FMCG, Kesehatan, sampai ke Travel/Tourism.
Agar lebih mudah dimengerti, kita akan membedah strategi marketing dari brand ternama di masing-masing kategori di atas!
Apa untungnya menggunakan strategi digital marketing?
Meskipun Coca-Cola udah tergolong brand besar, Coca-Cola tetap melakukan digital marketing supaya bisa tetap “on top of mind” (diingat terus) dan menjaga leadership position-nya di market. Khususnya untuk potential customers yang aktif melihat atau beli produk secara online.
Dengan ini, mereka bisa menggunakan kekuatan brand yang udah dibangun untuk launch produk-produk terbaru.
Efeknya kurang lebih begini:
Strong brand + Digital marketing → Consumer’s trust + Strong awareness → More sales → More profit & company growth
Strategi digital marketing apa yang cocok untuk dicoba?
Ingat tujuan utama digital marketingnya adalah: meningkatkan brand visibility untuk jadi “top of mind”.
Jadi, perlu untuk membuat konten-konten yang insightful terkait perusahaan dan produk/jasa yang dijual.
Strategi digital marketing yang cocok untuk ini adalah social media (organic dan ads), SEO, dan influencer marketing.
Contoh strategi digital marketing dari Coca Cola
Sesuai sama yang udah dibahas di atas, Coca-Cola manfaatin kekuatan brand-nya untuk launch produk-produk terbaru.
Salah satu yang baru launch di tahun ini adalah Coca-Cola Move, salah satu produk limited edition Coca-Cola Creations.

Untuk launch Coca-Cola Move, Coca-Cola menggunakan 3 strategi digital marketing:
Influencer Marketing, Social Media, dan Search Engine Optimization (SEO).
#1 Influencer Marketing
Peluncuran produk Coca-Cola Move dengan tagline “Taste The Transformation” ini menggaet Rosalia—penyanyi asal Spanyol yang udah memenangkan 13 Grammy Awards dan terkenal sebagai “atypical pop star” karena musiknya yang genre-bending.
Kolaborasinya dengan Rosalia gak cuma untuk pembuatan produk Coca-Cola Move.
Tapi, dibuat lebih hype dengan peluncuran single terbarunya Rosalia “LLYLM”—lagu pertama Rosalia yang mengandung lirik Bahasa Inggris.
Selain jadi dobrakan untuk lagu Rosalia, kolaborasi ini juga jadi dobrakan untuk Coca-Cola!

Jadi, strategi influencer marketing yang dipakai Coca-Cola:
#2 Social Media
Dalam mempromosikan Coca-Cola Move, Coca-Cola membuat campaign Create Your Own Metaversion dan menyebarkan konten influencer di social media.
Platform yang dipakai adalah Instagram (Stories, Feeds, dan Reels) dan Youtube (Videos).
Berikut adalah beberapa konten Instagram dan Youtube Coca-Cola Move.
Instagram

Youtube

#3 Search Engine Optimization (SEO)
Sebelum ada hype tentang Coca-Cola Move di social media, Coca-Cola juga mempersiapkan informasi di websitenya.
Tujuannya supaya ketika ada audience yang mencari tentang Coca-Cola Move di search engine (Google), website Coca-Cola akan muncul di halaman pertama SERP.
Dengan ini, website Coca-Cola akan mendapatkan banyak traffic dan potensi pembelian Coca-Cola Move bisa meningkat.
Contohnya adalah official news Limited Edition Coca-Cola Move dan Coca-Cola Move Nutrition Facts.
3 Strategi yang bisa di-”contek” dari brand ini
Apa untungnya menggunakan strategi digital marketing?
#1 Bisa menjangkau potential customer di area sekitar rumah sakit
Industri kesehatan biasanya diperlukan untuk audience di area yang sama. Dengan menggunakan digital marketing, Siloam Hospitals bisa menargetkan audience lebih spesifik di area sekitar rumah sakit.
Ini akan membuat rumah sakit lebih dikenal, mendapat potential customer baru, dan penggunaan biaya marketing jadi lebih efektif.
#2 Akses edukasi kesehatan 24/7
Siloam Hospitals bisa memberikan akses edukasi kesehatan 24/7 melalui konten-konten edukatif yang disebarkan di website dan social media. Konten ini bisa membantu audience mendapatkan informasi terkait penyakit dan penanganan pertama maupun lanjutan.
Selain itu, performa konten pun bisa di-track sehingga bisa membantu Siloam Hospitals membuat keputusan berdasarkan data.
Contoh, konten Stop Jadi Remaja Jompo mendapatkan 1.014 likes dan 35 comments, tergolong lebih tinggi dibanding konten lainnya.

Berarti, audience Siloam Hospitals mau jadi lebih bugar dan berpotensi melakukan Medical Check-up rutin. Dari insight ini, Siloam Hospitals bisa meningkatkan fasilitas Medical Check-up agar kepuasan audience meningkat.
Strategi digital marketing apa yang cocok untuk dicoba?
Karena industri kesehatan lebih fokus pada area lokal sekitar unit kesehatannya, maka strategi digital marketing yang cocok untuk ini adalah Search Engine Marketing (SEM), Search Engine Optimization (SEO), social media (organic dan ads), dan content marketing.
Contoh strategi digital marketing dari Siloam
#1 Social Media
Berdasarkan performa konten yang paling bagus di Instagram Siloam Hospitals, ada 2 konten yang bisa dijadiin inspirasi:

#2 Search Engine Optimization (SEO)
Siloam Hospitals menyediakan edukasi kesehatan di websitenya. Artikel-artikel mereka akan muncul ketika audience mencari informasi seputar penyakit atau tips kesehatan.
Misalnya, audience mencari “Gejala masuk angin” di Google. Maka, kamu bisa menemukan Featured Snippets Siloam Hospitals di hasil paling atas. Hasil ini akan mengarahkan ke salah satu artikel Siloam tentang gejala masuk angin.
Ada juga artikel lainnya dengan performa yang bagus berdasarkan Ahrefs:
#3 Content Marketing
Dalam menyediakan akses edukasi ke audience melalui website dengan konten-konten Tips, Identifikasi Penyakit dan Cara Pengobatan, hingga Mitos & Fakta.
Di setiap artikel ditambahkan call-to-action (CTA) untuk berkonsultasi ke rumah sakit terdekat atau menggunakan aplikasi Siloam Hospitals.
3 Strategi yang bisa di-”contek” dari brand ini
Apa keuntungannya kalau melakukan digital marketing?
Maskapai penerbangan biasanya berkolaborasi dengan third party seperti Online Travel Agent (OTA) dalam meningkatkan salesnya.
Namun, digital marketing bisa membantu audience untuk beralih dari membeli melalui third party ke membeli langsung di platform maskapai penerbangan tersebut. Ini bisa mengurangi biaya yang diperlukan untuk mendapat customer serta meningkatkan brand loyalty.
Misalnya, saat customer A membeli tiket Garuda Indonesia melalui OTA, Garuda Indonesia perlu membayar biaya admin ke OTA. Sedangkan, saat customer A membeli tiket Garuda Indonesia langsung di website, Garuda Indonesia tidak dikenakan biaya tambahan.
Strategi digital marketing apa yang cocok untuk dicoba?
Agar customer bisa bertransisi dari OTA ke platform milik maskapai penerbangan, maka perlu meningkatkan awareness terlebih dahulu.
Strategi yang cocok untuk ini adalah Search Engine Marketing (SEM), Search Engine Optimization (SEO), social media, dan content marketing.
Sedangkan, untuk meningkatkan brand loyalty bisa menggunakan email marketing.
Contoh strategi digital marketing dari Garuda Indonesia
#1 Search Engine Marketing & Optimization
Contohnya, ketika orang search “promo tiket garuda”, website Garuda udah berada di halaman pertama dan menawarkan promo eksklusif yang beda dengan promo di OTA.

Selain itu, lebih banyak informasi yang bisa dimasukkan seperti rincian detail setiap promo.

#2 Social Media
Berdasarkan performa konten yang paling bagus di Instagram Garuda Indonesia adalah dengan format Reels (short video).
Ada 2 konten yang bisa jadi inspirasi:

#3 Content Marketing

Di websitenya, Garuda menjelaskan tentang fasilitas dan promo-promo yang ada. Tujuannya adalah untuk meyakinkan potential customer terkait apa yang akan mereka dapatkan.
3 Strategi yang bisa di-”contek” dari brand ini
Menarik kan strategi-strategi yang dilakuin berbagai industri dan juga brand di atas?
Ini bisa banget dilakuin oleh brand kamu juga, asal tau strateginya dan juga step by step untuk implementasi!
Kabar baiknya, RevoU saat ini memiliki Corporate Digital Marketing Training yang cocok untuk bisnis di berbagai sektor dan skala. Di setiap trainingnya, tim Anda akan mendapatkan:
Hingga saat ini, RevoU sudah memberikan Corporate Digital Marketing Training ke beberapa perusahaan ternama seperti:
Jika Anda tertarik mengikuti Corporate Digital Marketing Training RevoU, bisa langsung daftar di sini!
Perusahaan Gas Negara (PGN) ingin mengedukasi dan mengkomunikasikan inisiatifnya ke audiens yang tepat dengan mengadakan Content dan SEO Training untuk tim Corporate Communication dan Humas
Dalam meningkatkan interaksi dengan pelanggan, Paragon mengembangkan skill digital marketing pada Brand Business Division melalui Corporate Training RevoU.
Merck Life Science melengkapi Tim Marketing yang sudah memiliki product knowledge yang mumpuni, agar bisa mengkomunikasikan informasi ke audiens dengan tepat.
Tell us what you're looking for. We'll follow up within one business day.